hai,,,hai guys,,,
bareng lagi ama miss kind, miss pualing gokill pastinya *hoek ngarang*.
kali ni miss kind mau cerita tentang kewajiban berbagi dan menolong sesama manusia,seperti pd pembukaan UUD 1945 yaitu mensejahterakan kehidupan *nyambung dimana atuch??*
pokoke itu dech..... anw sekarang kan dah akhir ramadhan, so bukan berarti perjalanan qt untuk memperoleh pahala yg banyak berakhir sampai disini,,,ingat sodara ini baru langkah awal menuju surga Allah SWT. trz tau kn setiap ramadhan ada yang namanya wajib zakat,nagh bagi kalian yang mampu,ini merupakan langkah awal menolong sesama manusia dengan berbagi. menolong sesama manusia wajib hukumnya, kata org klo dibulan ramadhan ky' gini pahalax banyak tp ingat menolongnya tuch wajib yang IKHLAS tanpa pamrih dan berharap semoga mendpt berkah dari Allah SWT.(iyya ustadzah hehehe..)
banyak cara yang bz qt lakukan u/ berbagi dan menolong sesama, salah satunya bayar zakat *Promosi*,, gw kn panitia amil zakat,so gw ngajak loh smua bwt bayar zakat. *semangat cAyoOO*..
lanjut ke inti entri siraman rohani gw, gw mw ceritain ttg sebuah cerita karya teman gw yg sempat gw baca dan memiliki banyak pesan moral apalagi ttg kewajiban menolong judulnya "HERO" sebenarnya sich gw cm baca setengah cerita, hbzx gw buru-buru tp asli keren,gini ceritanya:
Hero dalam bahasa indonesia artinya pahlawan, entah itu pahlawan seperti pasukan indonesia yang mampu mengusir penjajah dari bumi Indonesia ataupun seperti yang ada didalam puisi karya Toto sudarto bachtiar, sastrawan indonesia yg berjudul "Pahlawan tak dikenal". secara umum saja seperti guru-guru kita yg mengajar tak pernah henti menuangkan ilmu-ilmu yg bermanfaat bagi kita seperti Pahlawan tanpa tanda jasa, seorg polisi,bahkan dokter yg hebat, tp cerita sy kali ini bukan tentang para pahlawan hebat seperti mereka, melainkan istilah yang melekat erat hanya untukku,, "Pahlawan Kesiangan". yagh teman-teman memang sering mengejekku begitu.
Entah mengapa setiap aku ingin menolong seseorang pasti terlambat, padahal niatku tulus dari hati ingin membantu mereka,alhasil bukannya pujian yang ku dapatkan malahan olok-olokan dari teman-temanku. berawal saat aku berada dikelas 4 sekolah dasar.aku memiliki adik berusia 8thn, kala itu dia memintaku mengambilkan mainannya yang jatuh disaluran air didepan rumah, kala itu aku baru saja pulang sekolah jadi aku bersiap-siap melepaskan seragamku karena takut basah, lalu mengambilkan mainan tadi untuk adikku,tapi sayang, mainan yg jatuh tadi sudah ada ditangan adikku.
"sudah, terlambat..mainannya sudah diambilkan dengan andy"kata adikku,
hatiku langsung menciut, sia-sia start yg ku ambil, terlebih menyakitkan saat adikku berkata "dasar pahlawan kesiangan"..
sejak saat itu sebutan "pahlawan kesiangan" akrab bersama diriku.
belum lama setelah kejadian itu, selalu saja teman-teman mengejekku,
"kalau org ditolong sama kamu sudah terlambat..!!!"
"kami tidak butuh bantuan mu yg lelet..!!"
"sebaiknya klo besar nanti tidak usah jadi dokter, nanti pasiennya sudah keburu mati semua" hahahahhaaa.... bersambungan semua berceloteh mengejekku, kadang ku urungkan niatku untuk menolong mereka, karena begitulah,aku sich maunya walaupun terlambat namun setdknya dihargai, entah mengapa setiap kali aku berusaha menolong selalu gagal,,, gagal,, dan gagal.
suatu hari sewaktu aku hendak berangkat kesekolah, ditengah perjalanan ada peristiwa kecelakaan tepat dihadapanku saat aku hendak mengendarai sepeda motorku kesekolah. jalanan tampak sepi dan hanya aku dan seorang bapak setengah baya tergeletak dijalan stapak,, aku langsung menolongnya, aku menyingkirkan seperta motorku ketepi jalan, lalu aku memanggil orang membantuku menolong bapak itu karena jujur saja, aku tak kuat mengangkatnya. setelah itu bapak tadi langsung dibawa kerumah sakit oleh warga setempat kejadian tadi. ketika aku berbalik ternyata bapak-bapak tadi itu hendak mengantarkav anaknya kesekolah, tidak seperti orang indonesia yang menolong ala kadarnya, pernyataan itu tlah aku buang jauh-jauh dari fikiranku, karena anak itu juga tidak apa-apa, aku lalu melanjutkan mengantarkannya kesekolahnya yang jaraknya lumayan jauh,seperti bolak-balik sekolah kerumahku. setelah itu aku langsung balik kesekolahku sampai tersenyum riang walaupun aku sempat dapat ocehan dari guru karena terlambat, tapi aku bangga, karena aku dapat menolong orang tanpa kesiangan lagi.
okey guys, cerita tadi kita dapat mengambil pesan moral, biarkan saja orang berkata apa, yang penting qt tuch tulus dan ikhlas, suatu saat ketulusan dan keikhlasan itu yg mampu membuka mata org bahwa qt tdk seburuk yg mereka fikirkan.
berhubug karena gw dah pegel ngetiknya,so see u next time...........!!!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar